Apaan sih “No Complaint Week”?
Sederhananya, ini adalah personal project, dan definisinya sederhana: “Selama seminggu, saya akan komitmen untuk TIDAK MENGELUH tentang apapun”.
Beberapa tahun yang lalu saya sudah pernah melakukan ini, kalau tidak salah di 2009. Ini bukan ide orisinil saya, tapi terinspirasi oleh sebuah episode di Oprah. Ada sebuah gereja kecil di Amerika di mana pendetanya sudah capek mendengar orang-orang yang sering komplain, dan dia membuat sebuah gelang karet “Complaint Free World”. Caranya adalah, dengan memakai gelang itu kita berjanji untuk tidak mengeluh selama 21 HARI (yep!) – dan kalau kita “batal” karena mengeluh, gelang itu dipindah di tangan yang satunya lagi dan hitungan kembali dimulai dari 21 hari. Sadis ya? (untuk jelasnya ke www.acomplaintfreeworld.org)
Tentunya saya tidak akan kuat tidak mengeluh selama 21 hari. Tapi dulu saya pernah mencoba selama SEMINGGU.
Awalnya iseng untuk mengetes diri. Memang berat, tapi BUKAN mustahil ternyata. Tentunya saya tidak benar-benar full tidak mengeluh selama seminggu, ada kasus-kasus “kebobolan”. Tapi yang penting, kita jadi semakin “conscious”/sadar ketika akan atau baru saja mengeluh. Dan kesadaran ini bagi saya sudah terapi yang bagus.
Mengeluh itu ada banyak macamnya. Dari yang niat, sampai ditulis di FB atau Twitter, diucapkan ke orang lain, diucapkan ke diri sendiri, sampai yang dicetuskan dalam hati. Proyek “NoComplaintWeek” ini diusahakan untuk SEMUA level mengeluh yang tadi. Bahkan ketika mulai mengeluh dalam hati, bisakah kita memaksa tidak memikirkan itu? Susah banget – tapi dengan pengalaman saya waktu itu bisa kok
Akhir-akhir ini saya merasakan cepat sekali mengeluh. Dari mengeluh soal macet di jalanan raya Jakarta keparat (eh, masih boleh ngeluh di post ini, kan belum mulai, wek! :p), urusan kerjaan (client yang demanding, kolega yang nyebelin, dll), urusan keluarga, sampai urusan cuaca. Hari ini pas hari Minggu, saya terpikir mau memulai lagi 7 hari tanpa mengeluh mulai Seninbesok, 14 Februari 2011.
Kenapa? Pertama, anggap saja ini ‘detok batin’ – mengeluh itu melelahkan, baik untuk diri sendiri, maupun orang-lain jika terdengar. Kedua, ini merupakan ‘latihan mental’. Waktu dulu saya melakukan ini, ada dua hal yang saya sadari. Pertama, saya menjadi “sadar” betapa seringnya saya mengeluh. Kedua, saya menyadari bahwa saya MAMPU untuk tidak mengeluh – bahkan dalam pikiran sekalipun! Bangga lho ketika sadar bahwa kita mampu untuk tidak ngomel dalam hati.
Kenapa saya membuat blog ini? Karena tidak sengaja ketika iseng ngetwit soal ide ini, beberapa follower menyambut antusias dan menyatakan niatnya untuk bergabung. Saya pikir, lucu juga untuk membuat open journal perjalanan 7 hari ini, di mana siapa saja yang mau ikutan bisa berbagi pengalaman – baik sukses maupun gagal. Karena selama 7 hari ini tidak masalah jika kita sempat mengeluh, yang penting sadar dan mencoba lagi!
Yuk kalau mau bergabung, mulai Senin 14 Februari 2011. Di setiap akhir hari, saya akan membuat entry Hari Kesatu, Hari Kedua, dll – silahkan share komen dan kisah2nya ya. HANYA 7 HARI SAJA – sesudah itu silahkan kembali mengeluh seperti biasa
Karena saya masih baru di WordPress, mohon maaf kalo agak gaptek ya!
Mari mencoba. Good luck people!
@newsplatter
Wuih, ada temen gue yang sukanya nggerutu tiap hari
Nyebelin juga ngedengerinnya, eh ini gue juga nggerutu
weewwwwww,,kalau saya mungkin lebih cocok kalau ‘minggu tanpa umpatan’, heu masalahnya saya termasuk tipe pengumpat daripada pengeluh. contohnya: kalo kerjaan lagi numpuk berat saya ga bilang cape tapi saya caci maki si pemberi tugas esp via twitter
, kalo begitu kategori ngeluh dalam bentuk umpatan bukan ya?!heuuuu
om, konsep blog ini sbnrnya gmn?
ini kan hari terakhir no complaint week…
besok om dan teman2 yg lain msh berbagi cerita di blog ini kan?
Blog ini akan selalu terbuka buat siapa aja yg masih mau share. Tapi ya posting resmi 7 harinya udah berakhir
Good luck for all, for me esp. hehehehe
..cobaaaa..
Pingback: #nocomplaintweek day 1 | ranumesha
Keren!!
saya juga mau ikutan,
no complaning for a week, terutama complaining about having no boyfrend..
semangat!!
wohoooo…..
such a great idea nih…
pastinya emang ga gampang n ga mustahil juga kan
worth to try lah…
i’m in!
bismillah.. ikutan mulai hari ini ya. semoga berhasil semua!
setelah 7 hari akan saya share di blog juga, S E M A N G K A!
Sebenernya salah satu nu year’s resolutions gw adalah ingin mengurangi mengeluh biar jauh dr stress & bisa positive thinking trus. Tp prakteknya susah bgt, almost no day without complaining, hehe…so this project is a good reminder, I’ll definitely join this! Let’s start day 1 with big smile
Wah. semangat mas!
saya sudah berkomitmen ini jadi kegiatan sehari-hari saya
http://blog.amyunus.com/gastk/
ikutaaaaannnnnnnnnn!!!!
Pingback: Tweets that mention Apa sih “No Complaint Week”? « NoComplaintWeek -- Topsy.com
I’m in.. Sebagai Ms Complaint sedunia,gw yakin semua orang bakal dukung.. Wooow tantangan berat nih..
Hmmmm… Bisa ga ya? Lingkungan gw pada tukang ngomel nih.. :p
nah, makanya dicoba
Artinyaaaaaa mulai besok berangkat ke kantor setidaknya wajib 30 menit lebih cepat supaya gak misuh-misuh di jalan.. Hihihihihi.. Ikooot… Gue tulis di blog juga deh (kalo gak lupa) hehehehehe..
Ak Ms. Complain… So definitely I’m in
wuihhhh, mangstaf….. dicoba dicoba
menarik..coba deh belajar tidak mengeluh selama 7 hari..
great idea..i’m in
I’ll definitely join this
wish me luck
Awalnya saya pesimis, tapi tulisan ini jadi bikin penasaran. Count me in. Nanti setelah hari ketujuh, gue akan share juga di blog pribadi gue.
assiiiikk. Share ya link blognyah!
Count me in.
Difficult yet possible
I’m in!
Count me in!!
I’m in!!
)
Eh jadinya pindah ke WordPress.
Ikutan ah, seminggu tanpa pikiran buruk
Count me in! It’s a good idea.
coba ikutan ahh
semoga saya berhasil!